Tentang Tingkir Tengah
& Bendungan Si Pleret

Sebuah ruang di mana kearifan lokal, kelestarian alam, dan pariwisata berkelanjutan bersatu dalam harmoni. Selamat datang di kebanggaan Kota Salatiga.

Karya persembahan Tim KKN-T 96 Universitas Diponegoro

Sejarah & Legenda

Kisah Tingkir Tengah

Perjalanan Jaka Tingkir dan Asal Usul Bendungan Si Pleret

Ilustrasi Jaka Tingkir

Ilustrasi Mas Karebet (Jaka Tingkir)

Pada abad ke-16, ketika Kesultanan Demak menjadi pusat pemerintahan dan penyebaran Islam di Pulau Jawa, hiduplah seorang pemuda bernama Mas Karebet yang kelak lebih dikenal sebagai Jaka Tingkir. Ia berasal dari daerah Tingkir, yang kini menjadi bagian dari Kota Salatiga, Jawa Tengah.

Dikisahkan bahwa pada suatu waktu Jaka Tingkir memutuskan melakukan perjalanan menuju Keraton Demak. Ketika melintasi wilayah Dusun Payaman, ia menjumpai aliran sungai yang deras. Masyarakat setempat saat itu kesulitan memanfaatkan air sungai; meluap saat hujan dan kekeringan saat kemarau.

Melihat hal tersebut, Jaka Tingkir merasa iba. Sebelum melanjutkan perjalanannya, ia membantu masyarakat menyusun batu-batu besar untuk membentuk sebuah bendung sederhana.

Pemetaan Wilayah

Peta Administrasi Tingkir Tengah

Bendungan Si Pleret didukung oleh berbagai potensi lokal, mulai dari sektor perikanan, UMKM, hingga pariwisata. Pelajari lebih detail batas wilayah dan pembagian area ekowisata kami melalui peta administrasi berikut.

Pembangunan Berkelanjutan

Kontribusi Terhadap SDGs

Sebagai kawasan ekowisata, pengembangan Bendungan Si Pleret diselaraskan dengan prinsip-prinsip Sustainable Development Goals (SDGs) atau Tujuan Pembangunan Berkelanjutan. Berikut adalah 8 poin fokus utama kami:

SDG 15

Ekosistem Darat: Menjaga kelestarian lahan hijau.

SDG 17

Kemitraan: Kolaborasi pengelolaan wisata berkelanjutan.

SDG 11

Kawasan Inklusif: Mewujudkan wisata aman & nyaman.

SDG 12

Konsumsi Bijak: Pengelolaan sampah bertanggung jawab.

SDG 13

Iklim: Menjaga ruang terbuka hijau.

SDG 6

Air & Sanitasi: Pengelolaan fasilitas kebersihan.

SDG 7

Energi Bersih: Efisien & dukung lingkungan sehat.

SDG 8

Pekerjaan: Mendukung UMKM & peluang kerja.

SDG 14

Ekosistem Air: Melestarikan keanekaragaman hayati.

Pengabdian Kami

Jejak Langkah KKN-T 96 Undip

Website ini dan pengembangan ekowisata Bendungan Si Pleret merupakan wujud nyata dedikasi Tim KKN-T 96 Universitas Diponegoro. Setiap senyum warga, peluh di lapangan, dan kebersamaan yang terjalin adalah kenangan abadi yang kami rekam dalam jejak ini.

KKN Foto
KKN Foto
KKN Foto
KKN Foto
KKN Foto
KKN Foto

“Tingkir Tengah bukan sekadar tempat kami tinggal; ini adalah warisan yang harus kami jaga. Kami tidak mewarisi alam ini dari leluhur, melainkan meminjamnya dari anak cucu kami kelak.”

Pak Solichin
Bapak SolichinKetua Kelompok Pembudidaya Ikan (Pokdakan)